Monday, March 18, 2013

Software di Balik Perkasanya Facebook

Facebook memang terbukti sebagai situs jejerang sosial terbesar di seluruh dunia, dengan jumlah warga lebih dari 500 juta bukanlah perkara mudah untuk merawatnya. Untuk itulah dibutuhkan software pendukung yang memadai.

Sebagai situs jejaring sosial yang paling digandrungi, Facebook memang memiliki aktifitas yang cukup tinggi. Misalnya, seperti dikutip dari Pingdom Minggu, (17/10/2010), Facebook melayani sedikitnya 570 miliar page view setiap bulannya.
Selain itu, tercatat sekitar 3 miliar foto diupload setiap bulannya oleh seluruh pengguna. Hal itulah yang membuat Facebook memiliki jumlah server cukup besar, yakni sekitar 30 ribu server yang ada hingga 2009 lalu.
Selain perangka keras yang mendukung, kelangsungan hidup Facebook juga tak lepas dari peran serta software pendukung seperti:
Memcached, sebuah software yang bertugas untuk mendistribusikan cache memory di dalam Facebook. Konon, Facebook telah menggunakan aplikasi ini selama beberapa tahun. Namun tentunya dengan beberapa penyesuain terhadap kebutuhan saat ini.


HipHop for PHP, aplikasi ini bertugas untuk mengkonversi bahasa pemrograman PHP menjadi C++. Sehingga akan mempercepat pengolahan data di dalam Facebook.


Haystack, inilah aplikasi yang bertugas mengurusi storage foto di dalam database Facebook. Sebagai informasi, Facebook memiliki 80 miliar foto dengan beragam resolusi. Jadi dibutuhkan aplikasi yang benar-benar tangguh untuk mengeolanya.


Selain ketiga software tersebut, Facebook juga memiliki beberapa aplikasi lain seperti BigPipe, Cassandra, Scribe, Hadoop and Hive, Thrift, dan Varnish. Semua piranti lunak tersebut digunakan untuk menjaga kelangsungan Facebook hingga saat ini.

0 komentar:

Post a Comment